Kamis, 11 Desember 2008

Masih Adakah Orang Yang Akan Mendoakan Kita?


Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, “Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!

“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ” kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, “Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit”.

Dengan lembut si Malaikat berkata, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu”.

Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka”.

Kata Malaikat, “Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu”

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, ” Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan
seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.”

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat”.

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya.. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang !

Dengan setengah bergumam dia bertanya,”Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?”

Jawab si Malaikat, ” Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah”. Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00″.

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. “Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri. “

“Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalauseorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu. “

Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain… Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Terima kasih

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, “Ya ALLAH, hamba mencintai-MU dan membutuhkan-MU, datang dan terangilah hati kami sekarang…!!!”.




6 Larangan Dalam Tidur


Manusia bisa tahan selama 2
minggu tanpa makan, katanya, tapi cuma 1
minggu tanpa tidur.
Ya, karena tidur merupakan
istirahat yang paling baik,dengan tidur organs tubuh
kita dapat beristirahat.
Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak kita..
Bahkan mesinpun butuh
istirahat supaya ngga rusak.

Di bawah ini ada 6 Larangan
Dalam Tidur:



1.JANGAN TIDUR MENGENAKAN
JAM TANGAN

Jam bisa menimbulkan
radioaktif, walaupun hanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa
berbahaya.



2.JANGAN TIDUR MEMAKAI BH

Para ilmuwan di Amerika
mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dpt
mengakibatkan Kanker Payudara



3.JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP

ANDA KE RANJANG (duuh sering neh,enak kalo ada sms bisa langsung baca dari sapa?)

Gelombang Medan magnet yang
ditimbulkan oleh alatelectronik ini,dapat merusak system syaraf kita


4.JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UP

Hal ini dapat menimbulkan
masalah padakulit kita, karena kulit tdk dpt bernafas



5.JANGAN TIDUR DGN ISTRI ORANG

Jangan-jangan anda tidak
bakalan bangun lagi (karena dibunuh suaminya)



6.JANGAN COBA-COBA JADI
POLISI TIDUR,APALAGI DIJALAN TOL

Pikir aja sendiri, kenapa
jangan…..




__._,_..

Inspirasi Seorang Anak Teruntuk Bapaknya

Seperti biasa Andon, Manager di sebuah perusahaan swasta di Jakarta , tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sari, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.

Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama. “Kok, belum tidur ?” sapa Andon sambil mencium anaknya.

Biasanya Sari memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Bapak menuju ruang keluarga, Sari menjawab, “Aku nunggu Bapak pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Bapak?”

“Lho tumben, kok nanya gaji Bapak? Mau minta uang lagi, ya?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Sari singkat.

“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Bapak bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Bapak masih lembur. Jadi, gaji Bapak dalam satu bulan berapa, hayo ?”

Sari berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Bapaknya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Andon beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Sari berlari mengikutinya. “Kalo satu hari Bapak dibayar Rp.400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji
Rp. 40.000,- dong” katanya.

“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Andon.

Tetapi Sari tidak beranjak. Sambil menyaksikan Bapaknya berganti pakaian, Sari kembali bertanya, “Pak, aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?”

“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Bapak capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.

“Tapi Pak…”

Kesabaran Andon pun habis. “Bapak bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Sari. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.

Usai mandi, Andon nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Sari di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Sari didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Andon berkata, “Maafkan Bapak, Nak, Bapak sayang sama Sari. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp. 5.000,- lebih dari itu pun Bapak kasih” jawab Andon.

“Pak, aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”.

“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Andon lembut.

“Aku menunggu Bapak dari jam 8. Aku mau ajak Bapak main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Ibu sering bilang kalo waktu Bapak itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Bapak. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp. 15.000,- tapi karena Bapak bilang satu jam Bapak dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp. 5.000,- makanya aku mau pinjam dari Bapak” kata Sari polos.

Andon pun terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru. Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.